Berita Terkini

Fokus Group Diskussion "Rekonstruksi Peta Politik Jakarta Utara: Simulasi Penataan Dapil DPRD Jakarta Pemilu 2029"

#TemanPemilih, KPU Kota Jakarta Utara mulai memetakan arah demokrasi masa depan melalui Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "Rekonstruksi Peta Politik Jakarta Utara: Simulasi Penataan Dapil DPRD Daerah Khusus Jakarta Pemilu Tahun 2029". Acara yang berlangsung pada Senin, 9 Maret 2026, pukul 15.00 WIB ini menjadi langkah awal krusial dalam menyongsong kontestasi politik mendatang.

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta, Wahyu Dinata. Dalam penyampaiannya, Wahyu menggarisbawahi pentingnya kesinambungan kerja penyelenggara pemilu. Ia memaparkan berbagai agenda strategis yang dilakukan KPU setelah tahapan pemilu sebelumnya berakhir, termasuk evaluasi dan penguatan basis data untuk pemilu berikutnya.

​Senada dengan hal tersebut, Ketua KPU Kota Jakarta Utara, Abdul Bahder Maloko, menyatakan bahwa FGD ini merupakan wadah untuk menjaring aspirasi dari berbagai pihak.
​"Kami berharap melalui forum ini muncul gagasan-gagasan segar dan masukan konstruktif yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun skema pembentukan daerah pemilihan (dapil) ke depannya, khususnya di wilayah Jakarta Utara," ujar Bahder.

Diskusi inti menghadirkan dua narasumber ahli yang membedah dapil dari sisi sejarah dan legalitas:
Prianda Anatta (Direktur Utama Citra Buana Sibernetika):
Ia membedah latar belakang historis penataan dapil di Jakarta Utara. Dalam paparannya, Prianda menarik garis linier perkembangan peta politik mulai dari Pemilu 1997 hingga Pemilu 2004, memberikan gambaran bagaimana pergeseran demografi dan politik memengaruhi pembagian wilayah suara.

Dody Wijaya (Anggota KPU Provinsi Daerah Khusus Jakarta):
Dody menekankan bahwa penataan dapil saat ini memasuki "babak baru". Transformasi ini merupakan implikasi langsung dari disahkannya Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta (DKJ). Aturan ini menjadi landasan hukum utama dalam menentukan alokasi kursi dan penyesuaian wilayah dapil seiring perubahan status Jakarta.

Setelah pemaparan materi, agenda dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat, akademisi, dan perwakilan organisasi memberikan tanggapan serta pertanyaan kritis terkait simulasi pembagian kursi yang paling ideal untuk keterwakilan rakyat Jakarta Utara di kursi DPRD.

#KPUMelayani
#KPUJakut

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 33 kali