KPU Kota Jakarta Utara telah menetapkan secara resmi Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih
KPU Kota Jakarta Utara telah menetapkan secara resmi Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Bulan Juni tahun 2020

By KPU JAKARTA UTARA 11 Jul 2020, 12:15:04 WIB KPU Jakarta Utara

Berita Terkait

Berita Populer

KPU Kota Jakarta Utara telah menetapkan secara resmi Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih

Dalam rangka menindaklanjuti ketentuan Undang-Undang Nomor. 7 Tahun 2017, Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor. 11 Tahun 2018 serta Surat  Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor. 181.PL.02.1-SD/01/KPU/II/2020 Perihal Data Pemilih Berkelanjutan Tahun 2020, KPU sesuai tingkatannya wajib menetapkan Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) pada tiap bulannya.
Atas dasar itu, pada hari Jumat, tanggal 10 Juli 2020, bertempat pada Google Meeting Conferrence, KPU Kota Jakarta Utara telah menetapkan secara resmi Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Bulan Juni tahun 2020 melalui Rapat Pleno Tertutup. Dalam keputusan tersebut, DPB Kota Administrasi Jakarta Utara pada Bulan Juni 2020 sejumlah 1.283, dengan rincian pemilih laki-laki berjumlah 641.817 pemilih dan pemilih perempuan berjumlah 642.168  pemilih, tersebar di 6 (enam) kecamatan.

Adapun keputusan penetapan DPB ini diambil oleh KPU Kota Jakarta Utara setelah melakukan komunikasi yang intens kepada seluruh pemangku kepentingan, diantaranya dari segmen Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, yaitu Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil,  Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Suku Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Suku Dinas Pertamanan dan Hutan, dari segmen penyelenggara pemilu yaitu Bawaslu Kota Jakarta Utara, serta pemangku kepentingan yang lain seperti Unit Pengelola Rumah Susun yang Baru.

Dalam rapat pleno ini para Anggota dan juga Skretariat KPU Kota Jakarta Utara menyampaikan saran, ide/gagasan serta informasi yang mempertajam tujuan daripada penetapan DPB ini, yaitu mendapatkan data pemilih yang baik, benar, akurat dan termutakhirkan. Beberapa diantaranya adalah data kependudukan yang fluktuatif akibat mobilitas/pergerakan penduduk Kota Jakarta serta data kematian warga Jakarta yang tidak teradminintrasi dengan baik dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat dalam melaporkan peristiwa kematian kepada Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Terakhir adalah masalah sosialisasi terhadap kondisi DPB di Jakarta Utara. KPU Kota Jakarta Utara melalui Divisi Partisipasi Masyarakat, perlu mensosialisasikan tidak hanya hasil DPB yang ditetapkan, namun juga vitalnya  peran serta masyarakat untuk melaporkan status kependudukannya beserta seluruh keluarganya kepada instansi-instansi pemerintah yang mempunyai kewenangan untuk mendata akan status tersebut.

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment